Antisipasi Ancaman Karhutla, Anak Usaha AALI di Siak Terus Perkuat Pemantauan dan Kesiapsiagaan


Siak, Riau — Sangkakalapost.com

Pemantauan atas ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area operasional perusahaan terus dilakukan. Meski tidak ditemukan titik panas maupun indikasi asap dan titik api di dalam serta sekitar konsesi, hingga Senin (19/2) perusahaan kelapa sawit PT Kimia Tirta Utama (KTU) terus memperkuat kesiapsiagaan dengan melakukan patroli lapangan serta pengecekan sarana-prasarana (sarpras) dan kesiapan personel pemadam kebakaran.

Langkah tersebut bahkan menjadi bagian dari upaya PT KTU, perusahaan perkebunan kelapa sawit anak usaha Astra Agro (AALI), untuk mengantisipasi potensi kebakaran selama musim kemarau. Kesiapsiagaan tidak hanya diarahkan pada wilayah operasional perusahaan, tetapi juga dibangun melalui koordinasi dengan aparat dan masyarakat di wilayah sekitar.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar bersama jajaran ke PT KTU di Pangkalan Pisang, Kamis (1/10).  Kapolres Siak mengapresiasi langkah PT KTU, “Dengan adanya upaya komitmen bersama, kita cegah terjadinya bencana kebakaran di areal Kecamatan Gasib dan Kabupaten Siak pada umumnya,” ujar AKBP Sepuh Ade Isryam Siregar.

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Polres Siak dan Polda Riau bersama manajemen PT KTU. Dari perusahaan hadir Community Development Officer (CDO) Irwan Saputra, Asisten Sustainability Syamri Kardo, dan PIC Sustainability Rikin.

Pengecekan sarpras merupakan bagian dari kesiapan yang perlu dijaga secara berkelanjutan. Upaya ini berjalan beriringan dengan pemantauan titik panas, patroli, simulasi penanganan kebakaran, serta pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk memperkuat peran masyarakat dalam pencegahan karhutla.


*Bantu pemadaman di lahan warga*

PT KTU sendiri kerap menunjukkan aksi nyata dengan memberi bantuan pemadaman kebakaran yang terjadi di lahan warga. Pada 5–9 September lalu, PT KTU mengerahkan lima personel dan satu unit excavator PC 135 untuk membantu penanganan karhutla di Desa Suka Mulia, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak. Lokasi kebakaran berada sekitar 30 kilometer dari wilayah hak guna usaha (HGU) PT KTU.

Kebakaran saat itu melanda kawasan hutan dan lahan gambut seluas sekitar 10 hektare. Kondisi lahan yang kering, tiupan angin, dan keterbatasan sumber air menjadi tantangan dalam penanganan. Selain membantu pengendalian api, tim PT KTU turut membuat sekat bakar dan titik embung untuk membantu menghambat penjalaran api sekaligus mendukung ketersediaan air.


Asisten Sustainability PT KTU Syamri Kardo mengatakan, kesiapsiagaan perlu dibangun sebelum keadaan darurat terjadi melalui pemeriksaan peralatan, kesiapan personel, dan koordinasi dengan berbagai pihak.

“Pencegahan harus dimulai sebelum api muncul. Karena itu, kami terus memastikan kesiapan personel dan sarana pemadam, memperkuat patroli, melakukan simulasi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Ketika terjadi kebakaran, kesiapan tersebut harus dapat diterjemahkan menjadi tindakan di lapangan,” ujar Syamri.

Menurutnya, keterlibatan MPA juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan karena masyarakat berada dekat dengan wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran. Selain pembinaan dan patroli bersama, PT KTU mendorong pemberdayaan MPA agar kelompok masyarakat tersebut memiliki kapasitas yang semakin baik dalam mendukung pencegahan karhutla.

“Karhutla tidak mengenal batas wilayah. Karena itu, pencegahannya juga membutuhkan kepedulian bersama. Kami ingin kesiapsiagaan yang dibangun di perusahaan dapat terhubung dengan upaya pencegahan di wilayah sekitar, sehingga ketika ada potensi kebakaran, informasi dan sumber daya bisa bergerak lebih cepat,” kata Administratur PT KTU Teddy Yohendra Siregar.

PT KTU juga menempatkan wilayah penyangga hingga radius lima kilometer di luar Ring 1 sebagai bagian dari perhatian dalam upaya pencegahan karhutla. Pendekatan ini melengkapi pemantauan di wilayah operasional dengan penguatan koordinasi bersama masyarakat dan pemangku kepentingan.

Sejalan dengan semangat “Sinergi Bumi dan Manusia untuk Satu Indonesia,” PT KTU terus mendukung upaya pencegahan serta penanganan karhutla di Kabupaten Siak dan wilayah sekitarnya.


(AWD)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Antisipasi Ancaman Karhutla, Anak Usaha AALI di Siak Terus Perkuat Pemantauan dan Kesiapsiagaan
  • Antisipasi Ancaman Karhutla, Anak Usaha AALI di Siak Terus Perkuat Pemantauan dan Kesiapsiagaan
  • Antisipasi Ancaman Karhutla, Anak Usaha AALI di Siak Terus Perkuat Pemantauan dan Kesiapsiagaan
  • Antisipasi Ancaman Karhutla, Anak Usaha AALI di Siak Terus Perkuat Pemantauan dan Kesiapsiagaan
  • Antisipasi Ancaman Karhutla, Anak Usaha AALI di Siak Terus Perkuat Pemantauan dan Kesiapsiagaan
  • Antisipasi Ancaman Karhutla, Anak Usaha AALI di Siak Terus Perkuat Pemantauan dan Kesiapsiagaan